Showing posts with label Rengganis. Show all posts
Showing posts with label Rengganis. Show all posts

Thursday, October 2, 2014

Daftar Harga Burung Rengganis Terbaru

Setelah anda mengetahui Burung Rengganis dan Perawatannya, kali ini Kissawa ingin berbagi informasi terbaru terkait pasaran atau kisaran Harga Burung Rengganis yang akhir-akhir ini stock menipis di PB Kupang Surabaya. Stock burung ini di PB Surabaya memang sangat tergantung dari pengepul yang datang, untuk itulah Harganya pun sangat tergantung kondisi pasar dan pasaran saat ini. Agar anda tidak mengalami kerugian yang besar saat membelinya, berikut ini akan saya bagikan harganya.

Daftar Harga Burung Rengganis Terbaru berdasarkan masukan dari pedagang burung di PB Kupang Surabaya :

  • Harga Burung Rengganis MH : Rp. 60.000
  • Harga Burung Rengganis Agak Jinak : Rp. 80.000
  • Harga Burung Rengganis Jinak : Rp. 90.000,-
  • Harga Burung Rengganis Gacor dan Jinak : Rp. 125.000,-

Itulah Dafar Harga Burung Rengganis yang dapat saya bagikan, harga burung ini mengalami kenaikan karena kicauan burung ini lebih indah dan merdu bila dibandingkan Trucukan atau Kutilang. Bila dirawat dalam tempo yang lama, burung ini juga mau makan voer. 


Monday, September 8, 2014

Merawat Burung Cucak Wilis atau Rengganis Sangatlah Mudah

Burung Cucak Wilis atau Burung Rengganis merupakan burung yang sangat mudah untuk dipelihara, baik burung yang anda pelihara dari muda hutan yang bisa dibeli dipasar maupun burung yang anda pelihara dari anakan yang masih lolohan. Karena burung ini menyukai makanan yang mudah yaitu buah-buahan, voer dan UH seperti jangkrik atau Ulat. Dalam rawatan yang telah lama burung ini bisa selaluu diberi Voer pisang yang murah. Jadi, merawat burung cucak wilis bisa menjadi ajang belajar merawat burung, bila anda sukses menjadikan burung ini jinak dan ceriwis, maka anda akan memiliki pengalaman untuk merawat burung jenis cucak-cucakan lain yang lebih berkelas.

Merawat Burung Cucak Wilis
Burung yang masih liar karena baru ditangkap dari hutan perlu terapi khusus agar burung bisa cepat jinak, dimana terapi itu bisa diterapkan mulai dari Terapi mandi, terapi lapar dan terapi mandi di pegang. Saya rasa tidak perlu dijelaskan satu per satu cara melakukan terapi tersebut, karena bagi kicau mania itu adalah istilah yang umum digunakan.

Memandikan burung bertujuan agar burung bisa tampil lebih bersih dan rapi bulunya, selain itu terapi ini juga memiliki tujuan menjinakkan burung. Pemandian dapat dilakukan sehari dua kali yaitu di pagi hari dan sore hari. Agar burung cepat jinak, jangan buru-buru memberi makan burung yang sudah dimandikan, biarkan selama 1 jam barulah diberi makan pisang maupun voer.

Makanan untuk burung Cucak Wilis atau rengganis adalah buah pisang kepok putih dan buah pepaya. dimana buah ini dapat diberikan setiap hari dengan porsi secukupnya. Sebaiknya burung diberi buah setiap hari, jika tidak habis sebaiknya sisa makanan dibuang dan diganti yang baru, agar ada interaksi positif antara perawat dan burung yang dirawat.

Selain buah-buah, burung cucak wilis juga dapat diberi voer dengan berbagai merk sesuai selera, selain itu juga diberi EF jangkrik, UH atau UK, namun dalam jumlah yang sesuai, jangan berlebihan karena burung bisa over protein.

Dalam rawatan harian burung Cucak Wilis tidaklah perlu dikerodong, karena ini termasuk burung kicauan dan burung masteran yang sangat rajin  maka diperlukan ocehannya baik siang maupun malam hari.

Agar burung terjaga kesehatannya, sebaiknya sangkar burung dibersihkan 2 hari sekali, dari kotoran maupun sisa makanannya. Untuk penjemuran dapat dilakukan hingga maksimal pukul 10 pagi, karena burung ini tidaklah termasuk burung yang suka panas.

Setelah, mandi, jemur, diberi makan selanjutnya burung digantung diteras dan kita dengarkan kicauannya.

Tuesday, August 19, 2014

Burung Rengganis Juga Bisa diternak

Prihatin dengan terus maraknya perburuan terhadap berbagai jenis burung kicauan, Kissawa kali ini menghimbau bahwa penangkaran atau peternakan terhadap burung Rengganis juga sudah layak untuk di kumandangkan. Lalu apakah burung rengganis bisa di ternak? Kissawa meyakini bila burung ini tetap bisa diternak karena burung ini termasuk burung yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru maupun berdekatan dengan manusia. Bila penangkaran burung rengganis tidak dilakukan maka dikwatirkan populasi burung ini akan semakin berkurang di habitat aslinya

Burung Rengganis bisa diternak dengan menerapkan cara berternak burung berkicau seperti burung kacer, cucak ijo maupun murai, dimana hal yang perlu diperhatikan dan diperlukan dalam ternak burung rengganis adalah memiliki Sangkar Peternakan yang ukurannya cukup besar, yaitu lebar sekitar 1 meter, panjang 1 meter dan tinggi 1,8 - 2 meter.

Setelah mengetahui ukuran sangkarnya, selanjutnya carilah sepasang burung rengganis yang telah jinak dan telah berumur +/- 1 tahun. Bila hal itu sulit anda bisa mencoba dengan memelihara burung rengganis dari anakan, agar kelak burung menjadi lebih jinak dan mudah untuk diternak.

Burung Rengganis  yang telah siap kawin bisa dimasukkan dalam sangkar besar yang telah disiapkan, di dalam sangkar berikan pohon perdu untuk burung bertengger dan bercengkrama dengan pasangannya. Siapkan sarang dan bahan sarang pada satu sisi. Berikan makanan yang cukup bagi burung ini agar proses penangkaran segera berhasil, selain memberi pisang dan voer anda bisa merangsang dengan pemberian kroto dan jangkrik.

Biarkan proses perkawinan terjadi secara alamiah, yang terpenting adalah kita memberi makanan yang cukup, setelah burung bertelur sekitar 2-4 butir, burung akan mengeram selama +/- 14 hari. Setelah menetas biarkan burung di suapi indukannya sampai 14 hari, setelah itu baru boleh anda ambil untuk disuapi lebih lanjut, selama proses pembesaran baby rengganis maka anda harus menyediakan kroto dan UH yang cukup agar burung lebih mudah dalam menyuapi anakannya.

Itulah Sekilas dalam melaksanakan peternakan burung rengganis, meskipun singkat semoga saja bermanfaat untuk pengembangan yang lebih baik, ke depan.

Salam Kicau Mania

Tuesday, June 24, 2014

Cara Merawat Rengganis Biar Gacor

Burung Rengganis merupakan burung yang sangat mudah untuk dipelihara untuk kicauan di rumah maupun berlaku sebagai masteran bagi burung jenis cucak-cucakkan lainnya. Populasi dihabitat aslinya di kaki gunung wilis burung ini sangat banyak ditemukan sehingga banyak pecinta burung yang menamai burung ini dengan nama Cucak Wilis. Adapun cara merawatnya secara umum hampir sama dengan cara merawat burung berkicau lainnya.

Hal yang tak bisa diabaikan dari merawat burung rengganis adalah selalu memberikan makanan buah segar setiap hari jika ingin burung kicauan menjadi burung gacor. Buah segar yang cocok untuk burung rengganis adalah Pisang Kepok dan pisang, sedangkan EF yang bisa diberikan seperti Belalang, jangkrik, ulat dan kroto segar.

Cara merawat Rengganis biar Gacor
  • Karena ini adalah burung rumahan maka  rawatannya adalah rawatan harian, dimana burung akan lebih baik jika dimandikan setiap pagi, kemudian diberi makan Pisang kepok segar, voer di wadah terpisah dan air minum yang segar. 
  • Berikan jangkrik dipagi hari 3 ekor dan sore hari 2 ekor. 
  • Kroto dapat diberikan seminggu sekali.
  • Setelah dimandikan burung bisa dijemur 1 jam saja, kemudian burung digantung di teras atau ditempat yang tidak terlalu panas.
  • Burung ini tak perlu dikerodong, burung cukuplah dimasukkan di dalam rumah agar tidak kena angin malam dan terhindar dari serangan predator.

Itulah cara merawat burung rengganis, dimana tips agar cepat gacor dan rajin berkicau adalah dengan selalu memberi pisang segar setiap hari. Cara ini dapat diterapkan untuk berbagai burung pemakan buah lainnya seperti Trucukan maupun Cucak Jenggot.

Temukan berbagai artikel menarik lainnya seputar burung hanya di Km Kissawa

Monday, June 16, 2014

Kicau Suara Burung Rengganis Gacor

Burung Rengganis adalah burung yang sangat bagus untuk kicauan dirumah karena burung ini termasuk burung yang mudah untuk dirawat dan tidak mudah stress. Burung rengganis merupakan burung yang tidak mudah streess, asalkan diberi makanan yang cukup diantaranya adalah buah pisang yang segar maka burung ini akan mudah berkicau gacor. Meskipun sudah makan voer, sebaiknya Rengganis tetap diberi buah pisang setiap hari agar rajin berkicau.

Inilah Kicauan Suara Burung Rengganis yang sudah gacor..


Burung ini juga disebut sebagai Cucak Wilis karena di gunung wilis sangat banyak populasi burung endemik indonesia ini. Suaranya hampir mirip dengan kicauan burung Kutilang, hanya saja burung ini memiliki kicauan yang lebih rapat dan merdu.

Thursday, May 22, 2014

Mengenal Burung Rengganis atau Cucak Wilis

Burung Rengganis (Pycnonotus) adalah burung yang sangat mudah dalam perawatan dan memiliki harga yang murah, sehingga burung ini sangat cocok untuk dijadikan sarana dalam belajar merawat burung, kicauan burung Rengganis sangar renyah hampir mirip dengan kicauan burung kutilang namun dinyanyikan dengan suara yang lebih nyaring, rapat bahkan ada yang rajin ngeroll.

Penampilan Burung Rengganis lebih manis dibandingkan kutilang, memiliki jambul dan bintik orange di sekitar jambul dan matanya. konon katanya burung ini adalah burung asli Indonesia sehingga banyak sekali kepulauan Indonesia menyimpan burung ini di hutan alaminya. 


Cucak wilis, atau dalam literatur perburungan internasional disebut orange-spotted bulbul, merupakan burung endemik di Indonesia, artinya tidak pernah dijumpai di negara lain. Karena itu, penting sekali bagi Anda yang memeliharanya di rumah, untuk secara bertahap memikirkan juga proses penangkarannya. Ada tiga subspesies cucak wilis, dengan wilayah persebaran yang berbeda, yaitu :
  • Pycnonotus bimaculatus bimaculatus (Horsfield, 1821) : habitat di wilayah baratdaya Sumatera, Jawa  Barat, dan Jawa Tengah.
  • Pycnonotus bimaculatus snouckaerti  (Siebers, 1928) : habitat di wilayah baratlaut Sumatera.
  • Pycnonotus bimaculatus tenggerensis (van Oort, 1911) : habitat di Jawa Timur.
Habitat Cucak Wilis atau Rengganis
Di alam bebas, burung ini biasa mendiami kawasan pegunungan dengan ketinggian 800 – 3000 meter dari permukaan laut, hingga ke zona cantigi gunung (vaccinium) di dekat puncak. Tidak mengherankan apabila burung ini mudah ditemukan mulai dari lereng hingga dekat puncak gunung, termasuk di Merapi.

Makanan
di habitatnya burung Rengganis akan memakan berbagai jenis serangga kecil dialam juga termasuk ulat, selain itu burung ini juga sangat suka memakan  berbagai jenis buah yang berdaging lunak seperti buah pepaya, pisang, keres, dan buah beringin.

Sekarang anda sudah mengenal burung Rengganis yang banyak dipelihara oleh mereka yang berada disekitar gunung wilis - jawa timur seperti di Kediri, Tulungagung, Trenggalek juga nganjuk.